Klasifikasi Tunagrahita.
a. Tunagrahita Ringan
Tunagrahita ringan disebut juga moron atau debil. Kelompok ini memiliki IQ antara 68-52 menurut Binet, sedangkan menurut Skala Weschler (WISC) memiliki IQ 69-55. mereka masih dapat belajar membaca, menulis dan berhitung sederhana. Dengan bimbingan dan pendidikan yang baik anak terbelakang mental ringan pada saatnya akan dapat memperoleh penghasilan untuk dirinya sendiri.
Bila dikehendaki, mereka masih dapat bersekolah di sekolah anak berkesulitan belajar. la akan dilayani pada kelas khusus dengan guru dari pendidikan luar biasa.
b. Tunagrahita Sedang.
Anak tunagrahita sedang disebut juga imbesil. Kelompok ini memiliki IQ 51-36 pada skala Binet dan 54-40 menurut Skala Weschler (WISC) anak tunagrahita sedang bisa mencapai perkembangan MA sampai kurang lebih 7 tahun.
Mereka dapat dididk mengurus didi sendiri, melindungi diri sendiri dari bahaya seperti menghindari kebakaran, berjalan di jalan raya, berlindung dari hujan, dan sebagainya.
Anak tunagrahita sedang sangat sulit bahkan tidak dapat belajar secara akademik seperti belajar menulis, membaca dan berhitung. Walaupun mereka dapat menulis secara sosial seperti namanya sendiri, alamat rumah dan lainya, ia masih dapat dididik mengurus diri seperti minum, makan, mandi, berpakaian dan mengurus pekerjaan rumah sederhana seperti menyapu, membersihkan perabot rumah tangga dan lain-lainya.
c. Tunagrahita Berat.
Kelompok anak tunagrahita, berat sering disebut pula anak idiot. Kelompok ini dapat dibedakan lagi antara anak tunagrahita berat dan sangat berat.
Anak tunagrahita berat memiliki IQ antara 32-20 menurut skala Binet dan antara IQ 39-25 menurut skala weschler. Sedangkan anak tunagrahita sangat berat memiliki IQ
Anak tunagrahita berat memerlukan bantuan perawatan secara total dalam hal berpakaian, mandi, makan dan lain-lain. Bahkan mereka memerlukan perlindungan dari segala bahaya sepanjang hidupnya.
Pustaka.
Tag :
Artikel,
Referensi-Tugas
0 Komentar untuk "Klasifikasi Tunagrahita."